Beranda Blog Dirgahayu Indonesia – 67

Dirgahayu Indonesia – 67

0
Dirgahayu Indonesia – 67


Sahabat saya yang baik hatinya,

67 tahun sudah kita merdeka, dan telah diberkati kemandirian untuk membangun kesejahteraan dan kebesaran bangsa.

Sebagian dari kita sudah menikmati berkah yang melimpah di dalam kemerdekaan bangsa kita, tapi masih banyak sekali saudara kita yang belum menikmati hak mereka bagi kehidupan yang layak – tidak usah yang sejahtera – tapi yang layak saja belum.

Sebagian dari kita memimpin dengan amanah bagi kebaikan hidup sesama, dan sebagian yang tidak sedikit tetap meneruskan penjajahan atas bangsanya sendiri, melalui ketamakan dan ketidak-jujuran.

Tanpa disadari oleh saudara kita yang miskin, mereka adalah kekuatan utama yang menjadikan orang-orang tidak jujur – berkuasa untuk semakin merampok hak mereka bagi kesejahteraan.

Bagi politikus hitam, orang miskin adalah aset. Mereka bisa dibayar dengan uang kecil untuk memenangkan jabatan. Padahal, siapa pun yang membayar untuk menjabat, akan mencuri saat menjabat.

Marilah kita menyatukan hati, merapatkan barisan, dan mengharmoniskan langkah untuk meningkatkan kecerdasan dan pengetahuan saudara-saudara kita yang masih tertinggal, membantu mengangkat taraf kehidupan ekonomi mereka yang masih lemah, agar mereka tidak menjadi korban penjarahan oleh orang-orang yang seharusnya merawat kita.

Janganlah lagi merendahkan derajat kita sendiri dengan menghujat pemimpin dan pejabat korup yang sebetulnya kita angkat sendiri itu.

Sebagian orang telah menjadi demikian hina, sehingga mengkritiknya hanya akan menghina orang-orang baik yang frustrasi dengan kekuasaan besar yang mandul di tangan mereka yang peragu dan penuh kepalsuan.

Marilah kita membebaskan diri dari perasaan terbatasi oleh ketidak-amahan orang lain.

Marilah kita mengikatkan hati dan menambatkan harapan hanya kepada Tuhan, dan bekerja keras untuk menjadi penentu kualitas kehidupan kita sendiri.

Untuk berubah memang tidak mudah, tapi lebih tidak mudah meneruskan kehidupan dalam kebodohan dan kemiskinan.

Marilah kita bangkitkan kemandirian pribadi kita. Tumbuhlah untuk menjadi pemimpin yang lebih amanah daripada yang hanya menistakan uang rakyat bagi dusta dan ketamakan pribadi dan kelompoknya.

Marilah kita jadikan Indonesia sebagai bangsa yang jujur, yang saling menghargai, yang penuh kasih keluarganya, yang sejahtera dalam kesyukuran, dan yang hidup mulia dalam pengabdian kepada kemanusiaan dan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Marilah kita bangun Indonesia yang menjadikan setiap jiwa rakyatnya bangga dan bersyukur menjadi orang Indonesia.

Semoga Tuhan merestui kesungguhan jiwa dan raga kita ini.

Aamiin

Mario Teguh
17 Agustus 2012

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.