1. Mungkin gelar Doktornya tidak diakreditasi Dikti, karena disertasinya cuma 21 halaman (termasuk halaman judul), dan tidak pakai daftar pustaka.
    Info: e-collection.library.ethz.ch
  2. Sekitar 30 paper Einstein yang ditulis dari tahun 1901 sampai 1905, termasuk yang di belakang hari dianugerahi Nobel Fisika, kemungkinan tidak akan mendapatkan angka kredit, sebab dianggap bagian dari pendidikan, karena dia baru meraih gelar Doktor tahun 1905.
  3. Mungkin jabatan guru besarnya akan tertunda, karena meski jumlah tulisannya sampai tahun 1937 (usia 58 tahun) sudah lebih dari 200, tetapi kadang dalam setahun sampai 5-6 journal-paper, yang tentu akan diragukan (dan kemungkinan dicoret dari DUPAK). Apalagi sebagian besar paper itu dibuat tanpa dukungan anggaran instansi, dan tidak masuk di Sasaran Kinerja Perorangan (SKP).
    Info: en.wikipedia.org
  4. Tentu saja belum ada paper Einstein yang dimuat dalam jurnal yang terindex Scopus.
  5. Kemungkinan Einstein tidak sempat mengurus berbagai sertifikat keterlibatannya dalam pengabdian masyarakat, sehingga ada unsur Tridarma yang tidak terpenuhi.
  6. Einstein itu pindah-pindah warga negara, walhasil angka kredit dari paper yang dibuat ketika dia masih berstatus warga negara asing, kemungkinan besar akan dicoret.
    Info: en.wikipedia.org

Kemungkinan Einstein di usia 58 tahun dengan pangkat terakhir III-D (jabatan Lektor atau Peneliti Muda) akan pensiun karena angka kreditnya kurang untuk naik ke IV-A.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.