Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.
Lukas 5:32

Baca : Matius 4:18-25

PelukisPelukis Italia abad ke-16, Caravaggio, menerima kritikan tajam pada masa hidupnya karena melukiskan tokoh-tokoh Alkitab sebagai orang-orang biasa. Para pengkritik itu merefleksikan suatu masa ketika hanya anggota-anggota kerajaan dan aristokrat yang dianggap pantas menjadi subyek dari seni yang bernilai kekal. Lukisan kanvasnya tentang St. Matthew and the Angel (Matius dan Malaikat) begitu mengusik para pemimpin gereja sehingga lukisan itu harus dikerjakan ulang. Mereka tidak dapat menerima ketika melihat Matius dilukiskan dalam sosok tubuh seorang pekerja kasar pada umumnya.

Menurut seorang penulis biografi tentang hidupnya, apa yang tidak dipahami oleh para pejabat gereja itu adalah bahwa “Caravaggio, ketika mengangkat sosok yang sederhana ini, sedang meneladani Kristus yang telah mengangkat Matius dari jalanan.”

Pendapat Caravaggio mengenai tokoh-tokoh Alkitab sungguh benar. Yesus sendiri dibesarkan dalam rumah seorang pekerja. Ketika waktu-Nya tiba untuk tampil di depan umum, Ia diperkenalkan oleh seorang pria berjubah bulu yang muncul dari padang gurun dan yang dikenal sebagai Yohanes Pembaptis. Murid-murid-Nya terdiri atas para nelayan dan orang awam.

Yesus juga hidup, mengasihi, dan mati untuk orang-orang kaya. Namun, dengan menjadi sahabat bagi mereka yang dirasuk setan, orang kusta, para nelayan, dan bahkan para pemungut pajak yang dipandang rendah, sang Guru dari Nazaret itu menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang begitu miskin, berdosa, atau terbuang sehingga ditolak oleh-Nya menjadi sahabat-Nya. —MRD II

Yesus sahabat sejati, bagi kita yang lemah!
Tiap hal boleh dibawa dalam doa pada-Nya!
– Scriven

Yesus menginginkan Anda menjadi sahabat-Nya.

sumber : rbcintl.org

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here