Gaji itu ada slipnya. Rezeki tidak ada slip.

Gaji itu dari Boss. Rezeki itu dari TUHAN.

Gaji itu hanya uang. Rezeki boleh berupa banyak hal.

Gaji itu diperoleh dengan kerja. Rezeki itu diperoleh dengan iman.

Gaji itu sudah diduga, Rezeki itu sering tak terduga.

Gaji mungkin sudah besar, tapi terasa kurang. Rezeki itu selalu mencukupi, meski tak seberapa.

Gaji harus dikejar, dicari dan diusahakan dengan bekerja. Namun Rezeki boleh datang bagi orang yang percaya.

Tidak semua orang memiliki Gaji, tetapi setiap orang memiliki Rezeki.

Gaji kemungkinan tertukar dengan lain orang, tetapi Rezeki tidak akan pernah bertukar.

Besarnya Gaji ditentukan oleh masa kerja dan kelayakan, sementara besarnya Rezeki ditentukan iman dan percaya kita pada Tuhan.

Jadi, jangan pernah cemas, khawatir, resah, galau, keluh, dan gundah terhadap nasib yang akan datang. Terlebih, jangan pernah merasa susah dan sedih terhadap yang luput dari masa lalu.

Yakinlah bahwa rencana dan kuasa Tuhan tepat dan indah pada saatnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.