Alkisah seorang pemuda menemui tiga orang petani yang sedang bekerja menanam padi di sawah.

Pemuda itu menanyakan pada petani pertama, “Apa yang sedang Bapak lakukan?”

Petani pertama menjawab, “Kamu tidak melihat? Saya sedang menanam padi.”

Si pemuda lalu menanyakan hal yang sama pada petani kedua.

Sang petani kedua lalu menjawab, “Saya sedang bekerja menggarap tanah yang panjang dan lebar.”

Kemudian lagi-lagi si pemuda menanyakan hal yang sama pada petani ketiga.

Petani ketiga menjawab dengan tersenyum, “Saya sedang memikirkan bagaimana caranya memberi makan orang-orang sedesa ini.”

Apa yang bisa kita pelajari dari ketiga petani di atas? Terkadang kita melakukan sesuatu hanya memikirkan sesaat apa yang kita lakukan. Jika kita akan mendapatkan sesuatu, maka belajarlah untuk memberikan sesuatu bagi orang lain. Pemimpin yang luar biasa tidak hanya memikirkan apa yang dilakukannya sesaat saja, melainkan berpikir jauh ke depan. Dari sanalah kita akan belajar Prinsip Kedalaman, seberapa dalam kita berpikir hingga akhirnya berimbas pada pekerjaan long term kita.

‘Ketika akan mendapatkan sesuatu, belajarlah untuk memberikan sesuatu’. Bagaimana aku memaknai pernyataan itu dihubungkan dengan prinsip kedalaman hidupku? Apakah yang akan aku lakukan saat ini sudah kupikirkan juga sampai beberapa tahun ke depan? Apakah long term time ku sudah terhitung mulai hari ini?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.