Uang benar-benar tidak bisa membeli kebahagiaan.

Orang kaya belum tentu bahagia, sebaliknya orang miskin belum tentu menderita.

Korelasi yang keliru antara uang dan kebahagiaan ini dapat menyebabkan beberapa orang berjuang mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi, berharap lebih banyak uang akan membawa lebih banyak kepuasan dalam hidup.

Ironisnya, perjuangan ini bisa datang dengan mengorbankan kebahagiaan saat ini.

Dengan membeli banyak barang, tidak membawa kesenangan abadi. Sukacita memudar ketika orang terbiasa dengan barang-barang baru.

Sebenarnya, memberikan bantuan pada orang lain justru akan membuat orang lebih bahagia.

Investigasi psikologis lain menemukan orang lebih bahagia ketika mereka menghabiskan uang untuk orang lain daripada untuk diri mereka sendiri. Dan hasil ini tidak dipengaruhi oleh tingkat pendapatan individu.

Uang tidak bisa membeli kebahagiaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.